Senin, 06 Februari 2012

BANJIR BANDANG MENERJANG DESA SAMPE

Bencana datang tak pernah diundang namun sekali mereka datang tak ada satu jua yang mampu menahan, seperti halnya jembatan penghubung Desa Sampe dengan desa-desa lain dikecamatan Rhee Kabupaten Sumbawa tak mampu menahan terjangan banjir yang datang setelah wilayah Desa Sampe diguyur hujan selama lebih kurang 12 jam, banjir yang datang menerjang apa saja yang ada di sepanjang jalur yang dilaluinya termasuk jembatan penghubung yang berada tepat ditengah sungai dan langsung hancur.
Jembatan yang dibangun sekitar tahun 2009 dengan dana APBD pernah  ambruk saat banjir bandang tahun 2010 lalu dan diperbaiki pada tahun berikutnya namun belum genap setahun setelah diperbaiki kini nasib jembatan tersebut harus rusak untuk kedua kalinya dan ini termasuk yang terparah sejak diperbaiki.
Setelah banjir yang terjadi pada hari jum’at tanggal 3 Februari 2012 keesokan harinya Camat Rhee Bapak H.Abdul Muis, S.AP bersama Kepala Desa Rhee Loka dan staf Kecamatan  meninjau langsung ke lokasi Kejadian, sampai saat ini akses jalan menuju Desa Sampe Lumpuh total sehingga masyarakat kesulitan untuk melakukan aktifitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena terputusnya jalur transportasi baik dari atau Menuju Desa sampe.
saat ini masyarakat terpaksa harus menyeberangi sungai dengan cara jalan kaki dan harus menghadapi resiko hanyut karena arus yang deras oleh karena itu masyarakat berharap agar kondisi ini segera dapat diatasi   dan menjadi pertimbangan pemerintah .
Menanggapi hal tersebut Camat Rhee merespon keinginan masyarakat dan melaporkan langsung kejadian tersebut ke pemerintah Kabupaten agar segera dapat memikirkan kondisi masyarakat yang ada di Desa Sampe.

Minggu, 05 Februari 2012

MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN TRADISI

Kegiatan maulid Nabi Muhammad Saw yang diselenggarakan rutin setiap tahun selalu membawa arti tersendiri bagi masyarakat yang ada di kecamatan rhee kabupaten Sumbawa , dalam kegiatan tersebut masyarakat secara suka cita merayakannya dan mengikuti dengan penuh hikmad, acara itu diisi pula dengan hikmah maulid yang disampaikan oleh ustad Abdul Haris dalam uraian singkatnya menyampaikan bahwa ketauladanan Nabi Muhammad saw tercermin dari cahaya kebaikan yang ditebar oleh beliau dalam setiap dakwahnya yang penuh kedamaian.
Kegiatan maulid  selalu dikaitkan dengan  tradisi  menyiapkan  aneka makanan sebagai penambah kemeriahan seperti menyiapkan rangkaian telur yang dihiasi dengan “malai” ( bunga kertas yang dirangkai dan dibentuk ) dan aneka hidangan yang lain berupa makanan ringan dan jajanan pasar yang dikemas dalam satu bingkisan serta sumbangan uang Rp.10.000 per Kepala Keluarga untuk Sumbangan Masjid.
Dalam kesempatan tersebut bapak camat Rhee Bapak H.Abdul Muis, S.AP dalam sambutannya menyampaikan harapan agar momentum Maulid Nabi Muhammad saw dapat dijadikan landasan untuk  mempererat ukhuwa islamiah antar sesama warga sehingga tercipta masyarakat  islam  yang  madani selalu saling menghargai dan selalu menjaga kondusifitas wilayah, dalam acara itu pula bapak Camat Rhee memberikan  sumbangan berupa uang kepada panitia pembangunan masjid besar Darussalam Kecamatan Rhee .
Rangkaian acara ditutup dengan “Sarakal” dan doa bersama.

Selasa, 31 Januari 2012

BILA ALAM SUDAH BICARA



Perubahan iklim yang berdampak pada perubahan cuaca yang memicu terjadinya bencana alam diberbagai daerah membuat kita sedikit berpikir inikah pertanda alam mulai enggan bersahabat ? sejenak kita tertegun, inilah cara alam menyadarkan kita betapa ulah kita membuat kita sendiri yang akan merasakan akibatnya……………sekarang alam sudah tidak diam lagi, mereka kini berbicara dengan bahasanya sendiri agar kita sadar bahwa kita banyak berbuat salah.

ANEKA MAKANAN TRADISIONAL



Dalam setiap kegiatan Adat /Kemasyarakatan Khususnya di wilayah Kecamatan Rhee dan Kabupaten Sumbawa pada umumnya masih terlihat aneka makanan tradisional khas daerah seperti, punti kela( pisang rebus), baso kela( jagung rebus), ketabang kela( ubi rebus), rapo kela ( kacang rebus ) yang disajikan sebagai menu penganan, hal inilah yang patut dilestarikan mengingat sekarang makanan tradisional yang mengandung nilai gizi tinggi dan masih murni tidak tercampur dengan bahan kimia dibeberapa tempat sudah mulai digeser keberadaanya dan diganti dengan makanan olahan yang lebih variatif dan cenderung kurang sehat.

KUNJUNGAN KERJA BAPAK KAPOLDA NTB


Dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa awal bulan januari 2012 Bapak Kapolda NTB Bapak BRIGJEN POL Drs.Arif Wahyunadi yang didampingi oleh bapak Kapolres Sumbawa Bapak AKBP Yayan Hartadi S.IK menyempatkan diri meninjau lokasi rencana pembangunan Polsek Rhee yang berada tepat disebelah timur Kantor Kecamatan Rhee dan bersama Bapak Camat Rhee Bapak H.Abdul Muis, S.Ap melakukan penanaman pohon dilokasi rencana Polsek Rhee.
Dalam kunjungan singkatnya di Kecamatan Rhee Bapak Kapolda berpesan agar semua personil kepolisian di Polsek Rhee selalu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dalam setiap kegiatan dan menjaga keamanan diwilayah kerja, Bapak Camat Rhee juga menitipkan harapan agar polsek rhee segera dibangun mengingat tanah lokasi rencana pembangunan sudah ada.

Kamis, 05 Januari 2012

P3A "Tutu Gama" Juara I Lomba P3A & GP3A Se-Kab. Sumbawa


Antusiasme anggota P3A Tutu Gama Desa Rhee Kecamatan Rhee Kab. Sumbawa dalam mengikuti perlombaan GP3A & P3A Se-Kabupaten Sumbawa pada bulan Desember 2011 lalu yang dihadiri oleh Bpk. Camat Rhee dan Kepala Desa Rhee membuahkan hasil yaitu mendapatkan juara pertama, dengan kepengurusan
Ketua               : Syafruddin


Sekretaris         : Edy Firmansyah


Bendahara        : M. Napis


Anggota           : 102 orang.


Luas lahan        : 92 ha





Menurut ketua tim penilaian bahwa P3A yang mendapatkan juara pertama akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba GP3A & P3A Tingkat Provinsi NTB pada tahun 2012 di Mataram, adapun jenis penilaiannya adalah proses adminitrasi yang rapih dan tingkat kesadaran anggota dalam membayar iuran dll.





Lebih lanjut ketua tim penilaian mengatakan bahwa lomba bukan semata-mata untuk mencapai juara akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana meningkatkan kesadaran petani dalam mengelola air dengan baik yang dikoordinir oleh pengurus GP3A dan P3A setempat.

Senin, 12 Desember 2011

SEMARAK MENYAMBUT HUT NTB KE-53 DAN HUT KAB. SUMBAWA KE-53


Dalam rangka menyambut HUT NTB Ke-53 dan HUT Kab. Sumbawa Ke-53 yang di percayakan perayaannya di Kab. Sumbawa disambut dengan riang gembira dan semangat yang tinggi ini dibuktikan dengan sikap gotong royong, besih-bersih disetiap sudut kecamatan, Desa sampai ke tingkat RT. Agar perayaannya dapat berkesan sempurna dan terlaksana dengan baik.

Perayaan HUT NTB Ke-53 pada tahun ini dengan tema :
“Melalui peringatan hari ulang tahun Ke-53 Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2011, kita perkuat ikhtiar bersama mewujudkan percepatan pembangunan daerah menuju NTB yang beriman dan berdaya saing (NTB Bersaing)”.

Dan Perayaan HUT Kab. Sumbawa Ke-53 pada tahun ini dengan tema :
“Dengan semangat hari ulang tahun Ke-53 Kabupaten Sumbawa tahun 2012, kita percepat pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan public menuju terwujudnya kebupaten Sumbawa yang berdaya saing dalam memantapkan samawa mampis rungan”.

Kami Komunitas Angin Renas Kecamatan Rhee Kab. Sumbawa mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-53.